April 29, 2026

Daun Ceri atau kersen (Muntingia calabura) mengandung flavonoid, tanin, saponin, terpenoid, alkaloid dan polifenol yang berperan sebagai antioksidan, antibakteri, antidiabetes, antihiperlipidemia dan antiinflamasi (Sumarni et al., 2022; Dwiputri et al., 2025; Fazreen & Lukmayani, 2022). Flavonoid dan polifenol khususnya berperan menangkal radikal bebas dan melindungi sel tubuh (Dwiputri et al., 2025; Nursan et al., 2023).

Ringkasan khasiat berdasarkan Kajian

KhasiatBukti utamaPopulasi/jenis ujiSumber
AntidiabetesTurunkan glukosa darah, tingkatkan penyerapan glukosa via jalur insulinUji hewan & in vitro, telaah literatur(Fazreen & Lukmayani, 2022; Sumarni et al., 2022; Dwiputri et al., 2025)
Penurun kolesterolInfusa daun segar turunkan kolesterol ±18 mg/dL pada mencit hiperlipidemiaUji hewan dibanding simvastatin(Suharti et al., 2024; Sumarni et al., 2022)
Antihiperurisemia (asam urat)Ekstrak etanol efektif menurunkan asam urat, dosis 500 mg/kg setara allopurinolTikus jantan diinduksi kalium oksonat(Gultom, 2023)
Antibakteri (termasuk jerawat & luka DM)Hambat kuat Staphylococcus aureus, termasuk dari luka diabetes dan penyebab jerawatUji in vitro zona hambat meningkat dengan dosis(Nuraisyah et al., 2025; Hasanah et al., 2024; Sumarni et al., 2022)
Antioksidan umumLindungi sel & hati dari kerusakan radikal bebas; dasar pengembangan permen jelly & teh herbal fungsionalProduk pangan fungsional(Nursan et al., 2023; Nurhikmah et al., 2025; Dwiputri et al., 2025)

Figure 1: Khasiat utama daun kersen yang didukung penelitian eksperimental.

Bentuk penggunaan yang diteliti

  • Rebusan/infusa daun segar: efektif menurunkan kolesterol pada hewan; bentuk tradisional seperti teh (Suharti et al., 2024; Sumarni et al., 2022).
  • Ekstrak etanol: dipakai pada studi antidiabetes, antihiperurisemia, dan antibakteri (Gultom, 2023; Hasanah et al., 2024; Fazreen & Lukmayani, 2022).
  • Produk pangan fungsional: teh herbal campuran daun kersen–daun salam (Nurhikmah et al., 2025), serta permen jelly alpukat dengan ekstrak daun kersen sebagai sumber antioksidan (Nursan et al., 2023).

Apa yang masih belum jelas?

Sebagian besar bukti masih pada hewan dan uji laboratorium, belum banyak uji klinis manusia (Sumarni et al., 2022; Dwiputri et al., 2025; Fazreen & Lukmayani, 2022). Dosis aman jangka panjang dan interaksi dengan obat (misalnya obat diabetes, kolesterol, asam urat) belum jelas, sehingga penggunaan terapi sebaiknya didiskusikan dengan tenaga kesehatan.

Kesimpulan

Secara ilmiah, daun kersen berpotensi sebagai antioksidan, antidiabetes, penurun kolesterol dan asam urat, serta antibakteri. Namun, bukti pada manusia masih terbatas, jadi lebih tepat dilihat sebagai pendukung gaya hidup sehat, bukan pengganti obat dokter.

These search results were found and analyzed using Consensus, an AI-powered search engine for research. Try it at https://consensus.app. © 2026 Consensus NLP, Inc. Personal, non-commercial use only; redistribution requires copyright holders’ consent.

References

, S., Putra, R., & Sobana, I. (2024). UJI POTENSI PENURUNAN KADAR KHOLESTEROL MENCIT (Mus musculus) DARI INFUSA DAUN KERSEN (Muntingia calabura L.) SEGAR DAN SIMPLISIA. Jurnal Buana Farma. https://doi.org/10.36805/jbf.v4i1.938

, N., , P., & Hambali, A. (2023). Pemanfaatan Kandungan Polifenol Ekstrak Daun Kersen (Muntingia calabura L.) Dalam Pengembangan Permen Jelly Fungsional Berbahan Buah Alpukat (Persea Americana Mill). Jurnal Pendidikan Teknologi Pertanian. https://doi.org/10.26858/jptp.v9i2.669

Dwiputri, N., Sabila, S., & Umami, M. (2025). Analisis Fitokimia Daun Kersen (Mutingia calabura). Otus Education: Jurnal Biologi dan Pendidikan Biologi. https://doi.org/10.62588/otusedu.2025.v3i2.0266

Fazreen, F., & Lukmayani, Y. (2022). Studi Literatur Aktivitas Antidiabetes Ekstrak Daun Kersen (Muntingia calabura L.). Bandung Conference Series: Pharmacy. https://doi.org/10.29313/bcsp.v2i2.4694

Gultom, E. (2023). Uji Efektivitas Ekstrak Etanol Daun Kersen (Muntingia calabura L.) Sebagai Antihiperurisemia Pada Tikus Putih Jantan Yang Di Induksi Kalium Oksonat. Jurnal Penelitian Farmasi & Herbal. https://doi.org/10.36656/jpfh.v6i1.1546

Hasanah, S., , M., & Lubis, R. (2024). Uji Aktivitas Ekstrak Etanol Daun Kersen (Muntingia Calabura) Terhadap Bakteri Staphylococcus Aureus Dari Luka Diabetes. Jurnal Mahasiswa Ilmu Kesehatan. https://doi.org/10.59841/jumkes.v2i3.1507

Nuraisyah, I., Abeiasa, M., Elfira, L., & Artikel, I. (2025). Perbandingan Efektivitas Antibakteri Ekstrak Daun Belimbing Wuluh Dan Daun Ceri Terhadap Staphylococcus Aureus. Jurnal Medisains Kesehatan. https://doi.org/10.59963/jmk.v6i2.526

Nurhikmah, N., Halik, A., & Azis, R. (2025). Teh Herbal Berbahan Dasar Daun Kersen Muntingia Calabura L. Dengan Perbandingan Daun Salam Syzygium Polyanthum. PALLANGGA: Journal of Agriculture Science and Research. https://doi.org/10.56326/pallangga.v3i1.4686

Sumarni, S., Sadino, A., & Sumiwi, S. (2022). LITERATURE REVIEW: CHEMICAL CONTENT AND PHARMACOLOGICAL ACTIVITY OF KERSEN LEAF (Muntingia calabura L.). Jurnal Farmasi Sains dan Praktis. https://doi.org/10.31603/pharmacy.v8i1.3802

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *